LULUSAN KITA GAK SIAP KERJA?! SINGAPURA SUDAH SIAP 20 TAHUN LALU
28K views · Jun 2, 2026 · People & Blogs
Comments · 44
@NalarTVIndonesia · 3 months ago · pinned
Giveaway alert! 📚<br>Jawab pertanyaan di bawah ini dan screenshot bukti jawabanmu & bukti kamu sudah follow Instagram Nalar TV, via DM Instagram @redaksinalartv<br><br>Kalau Anda jadi pemimpin, apa yang akan segera Anda perbaiki dalam sistem pendidikan di Indonesia?
3
@Kawasanterpencil123 · 3 months ago
Kolusi, korupsi, nepotisme yang membunuh sebuah negara
6
@ayuJamilah13 · 3 months ago (edited)
Jika saya menjadi pemimpin, hal pertama yang akan saya perbaiki adalah memastikan pendidikan tidak hanya mengajarkan cara mencari nilai, tetapi juga cara berpikir. Saya ingin sekolah lebih banyak mengajarkan literasi keuangan, berpikir kritis, teknologi digital, dan keterampilan hidup yang relevan dengan dunia kerja.<br>Saya juga ingin memberikan kesempatan kedua yang lebih luas bagi mereka yang putus sekolah. Sebagai seseorang yang pernah menyelesaikan pendidikan melalui Paket C, saya tahu bahwa potensi seseorang tidak ditentukan oleh jalur pendidikannya. Pendidikan harus menjadi jembatan yang membuka peluang, bukan tembok yang membatasi masa depan.<br>Indonesia tidak kekurangan anak-anak pintar. Yang sering kurang adalah akses, kesempatan, dan kepercayaan bahwa mereka bisa berhasil. Di situlah pendidikan harus hadir.
9
@bumituju · 3 months ago
Pendidikan di Indonesia belum inklusif dan standarisasi infrastruktur yang berbeda di tiap sekolah. Karena apa? Karena kebijakan yang selalu datang silih berganti ~ program yang mengutamakan basa basi, namun mereka tidak memikirkan guru yang menjadi ujung tombak di tiap kebijakannya.<br>Program kurikulum sebaiknya dilaksanakan bertahap dan ada target nyata, diawasi, terukur secara berkelanjutan, evaluasi dan jalankan lagi, awasi sampai pelaksanaannya di garda terdepan, kurangi seremonial2 yg tidak penting. Anak2 butuh infrastruktur, pendidikan karakter dan budi pekerti, dan guru2 terampil yang selalu membersamai.
4
@ronijanuardi2445 · 3 months ago
Kecaman terhadap sistem pendidikan indonesia yang selaras dengan tuntutan permintaan dan tantangan nyata pada tahun-tahun ini, tahun depan dan depan nya lagi <br>Sehingga jumlah alumni yang dihasilkan tidak dapat di serap dunia kerja baik di dalam negeri maupun di luar negeri.<br>Permasalahan nya karena menteri yang menangani pendidikan ini seringkali bukan orang ² yang memiliki TALENTA namun hanya orang yang memiliki kompetensi Administrasi. Kedua sistem pendidikan yang terbagi pada dua level kewenagan dan tanggung jawab. Pertama sistem pendidikan yang pengelolaannya berada dibawah kementrian pendidikan tinggi. Yang kedua sistem pendidikan yang kecuali kebijakan terkait kurikulum, deregulasi pendidikan tingkat tk, dasar, dan menengah di serahkan menjadi pengelolaan Pemeritah Daerah. Pengelolaan pendidikan yang berada di pemerintah Daerah inilah yang buruk sehingga menyebabkan kualitas nya tidak sesuai dengan target kinerja capaian kualitas pada setiap level. <br>Ukuran nya salah satunya adalah persentase lulusan sekolah yang dapat masuk pada sekolah lanjutan yang di idamkan nya sangat rendah. Bahkan jumlah lulusan yang berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri berakreditasi A sangat rendah. <br>Saat ini tidak ada sama sekali evaluasi kinerja sekolah yang DITUNJUK kan dengan indikator kinerja yang ditetapkan secata bersama antara pemerintah daerah ( dinas pendidikan) , penerima manfaat seperti ( perwakilan orang tua murid ), perwakilan dari sekolah sekolah di atasnya. Dan ahli bidang pendidikan. Tidak tersusun nya target kinerja TERUKUR pada setiap level sekolah ADALAH BUKTI lemahnya kemampuan institusi yang terkait dengan perencanaan kinerja institusi pemerintah ( di daerah perencanaan kinerja ini adalah Dinas pendidikan, Badan perencanaan pembangunan Daerah dan inspektorat.<br>Kedua sistem pendidikan sekolah mulai SD sampai SLTA yang tidak lagi mengenal evaluasi belajar tahap ahir ini menjadi akar masalah. Kebijakan tidak ada evaluasi tahap ahir ini, maka selanjutnya lembaga unit² pendidikan itu ( sekolah) tidak lagi berfungsi sebagai lembaga yang mencetak lulusan yang sesuai dengan tantangan sekolah diatas nya, tapi selanjutnya sekolah sekolah itu HANYA sekedar membuat surat keterangan lulus. Dalam kondisi seperti ini SEKOLAH SEKOLAH itu hanya melemparkan Masalah baru kepada pihak lain. Pihak lain itu adalah sekolah yang di atas nya,karena mereka harus menerima siswa yang belum siap menerima memasuki kurikulum yang ditetapkan, apalagi saat ini siswa dipaksa masuk pada sekolah-sekolah sesuai dengan zona. <br>Inilah fakta sistem pemerintahan yang MENGOBRAL KAN SEMUA URUSAN PEMERINTAHAN ke DAERAH, sementara SDM DIDAERAH belum mampu menerima tanggung jawab urusan pendidikan yang diserahkan kepada mereka.
4
@yatiyati6717 · 3 months ago
Kangen sm Pak tommy yg sngt friendly wlpn sm PMI dubes terbaik d slma aq kerja jd PMI d Singapore,,sehat sllu Pak tommy
2
@ShirleyHatjetendean · 3 months ago
Dan mereka sangat harmonis
2
@wukirkinasih8215 · 3 months ago
Good input pak Tommy 👍
3
@mobilumpanokuan · 3 months ago
Kalimantan Selatan <br>Kab.Tabalong<br>🇮🇩✍️📖🩺💊🤝
1
@BengTan-lp2ig · 3 months ago
Di Indonesia yg Pasti Tidak pasti.rumit dan duit2 buat preman2 . selamet menikmati.
1
@TopParfum2026 · 2 weeks ago (edited)
Pendidikan Indonesia mau dari SD, SMP dan SMA lbh bnyk Teori dan hura hura saja dan membuang waktu saja<br>msk sekolah Jam : 06.30<br>plg jam : 15.30 sore<br>sdh kyk org kerja saja tp ilmu nya Zonk
1
@rebekkawidjaja6622 · 3 months ago
👍👍👍👍👍👍👍
Up next

CHINDO MASIH DIANGGAP BEDA? DISKUSI JUJUR SOAL STIGMA DAN SEJARAH
NALAR TV INDONESIA · 102K views

Si Doel: Anak Abah Anies dan Ahokers "Collab" di Pilkada Jakarta - Si Paling Kontroversi
METRO TV · 427K views

Indonesia dalam Radar Investor Dunia: Bonus Demografi hingga Pasar Karbon | THE FUNDAMENTALS
IDX CHANNEL · 988 views

DIBALAP TETANGGA ‼️ KENAPA INVESTOR PILIH THAILAND, MALAYSIA & VIETNAM, BUKAN INDONESIA ⁉️
NALAR TV INDONESIA · 99K views

Burhanuddin Muhtadi Bongkar "Lingkaran Setan" Pemilu, hingga Kriminalisasi Jokowi | Bikin Terang
Official iNews · 234K views

MENAIKAN GAJI HONORER BUKANLAH SOLUSI, KORUPSI MASALAHNYA. SISTEM PENDIDIKAN KITA SUDAH RUSAK !!
NALAR TV INDONESIA · 28K views

[FULL] Sidang Ijazah Gibran, Hakim MK Tanya Bivitri Susanti-Titi Anggraini soal PKPU hingga Ijazah
KOMPASTV · 37K views

SISTEM PENDIDIKAN KITA SALAH BESAR! ILMUWAN INDONESIA BONGKAR MASALAHNYA
NALAR TV INDONESIA · 107K views

KUNCI SUKSES ORANG TIONGHOA DI INDONESIA: TAKUT MISKIN, TAKUT BODOH, DAN HARUS KERJA KERAS !!
NALAR TV INDONESIA · 323K views

Jakarta di Antara Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? | GASPOL PEOPLE Ft Sujiwo Tejo
Kompas.com · 224K views

THE KEY TO SINGAPORE'S SUCCESS: PEOPLE AND GOVERNMENT TRUST EACH OTHER
NALAR TV INDONESIA · 13K views

LEARNING FROM CHINA: WHEN LEADERS ARE ANTI-CRITICISM | NOVI BASUKI
NALAR TV INDONESIA · 88K views

Seminar Pentingnya Bahasa Mandarin di Era Digital, Pembicara: Novi Basuki
BKPBM JAWA BARAT · 116K views

AMATI, TIRU, MODIFIKASI. CARA CHINA KALAHKAN AMERIKA
NALAR TV INDONESIA · 115K views

Danantara Sumberdaya Indonesia: Ekspor Sawit Satu Pintu | Eddy Martono GAPKI
Sawit IDN · 23K views

Cha Guan - Berhasil Entaskan Kemiskinan Absolut, Perubahan China Bisa Dicontoh?
Asumsi · 400K views

CHINESE INDONESIANS ARE MORE THAN JUST TRADERS: THE HISTORY THAT WAS DELIBERATELY ERASED | LEO SU...
NALAR TV INDONESIA · 60K views

KDM (Kang Dedi Mulyadi) Bukan Duplikat Jokowi - Si Paling Kontroversi
METRO TV · 194K views

CHINESE VS. WESTERN EDUCATION: WHO IS SUPERIOR? | Stella Christie
NALAR TV INDONESIA · 248K views

CHINA & VIETNAM ROCKET, INDONESIA'S STEM EDUCATION STAGNATES?
NALAR TV INDONESIA · 36K views